TENTANGᯖᯒᯬᯔ᯲ᯅᯬ
Tarombo.id tidak lahir sebagai produk yang mencari penggunanya. Ia lahir sebagai jawaban atas satu kebutuhan yang sangat nyata di dalam satu keluarga — dan baru sesudah itu disiapkan untuk keluarga-keluarga lain.
Riwayat
- 2023 – 2024Asal usul
Kebutuhan satu pomparanᯔᯒ᯲ᯂᯮᯀᯒᯒ᯲
Prakarsa ini bermula dari kebutuhan tarombo Pomparan Ompung Marhuarar Butar-butar: silsilah yang selama itu tersimpan di ingatan para orang tua, di catatan tangan, dan di foto pohon keluarga yang beredar dari satu percakapan ke percakapan lain.
Kebutuhan itu dijawab dari dalam — oleh tim IT di keluarga itu sendiri, bukan oleh vendor atau pihak luar. Bentuk awalnya sederhana, tetapi pertanyaan yang dipegangnya sudah tepat sejak awal: bagaimana agar urutan ini tidak ikut hilang bersama generasi yang menghafalnya.
- 2026Penguatan
Dikerjakan sebagai humaniora digital
Pada 2026 prakarsa itu diperkuat kembali oleh Digital Humanities Indonesia, sebagai bagian dari kerja memasyarakatkan kebudayaan melalui cara berpikir teknologis dan komputasional.
Yang ditambahkan bukan sekadar rekayasa perangkat lunak. Partuturon dan Dalihan Natolu diperlakukan sebagai sistem yang memang punya aturan — sehingga bisa ditelusuri, diuji, dan dijawab ulang oleh mesin, bukan hanya didokumentasikan sebagai teks yang dibaca sekali lalu ditutup.
Sejak itu pula ia disiapkan untuk dipakai pomparan mana pun, bukan hanya satu keluarga yang melahirkannya.
Mengapa kebudayaan Batak
Kebudayaan Batak menyimpan kekayaan pengetahuan yang tidak sekadar banyak, tetapi tersusun. Partuturon bukan kumpulan sebutan yang dihafal terpisah-pisah — ia sistem panggilan yang konsisten, yang jawabannya bisa diturunkan dari posisi seseorang di dalam silsilah. Dalihan Natolu bukan semboyan — ia struktur sosial yang menentukan sikap seseorang terhadap kerabatnya.
Justru karena tersusun itulah pengetahuan ini bisa dikerjakan secara komputasional, dan justru karena diwariskan secara lisan ia rapuh. Satu generasi yang tidak sempat mewariskannya memutus rantai yang tidak tersimpan di mana pun. Itulah yang membuat pengetahuan seperti ini pantas menjadi perhatian — dan pantas disiapkan untuk masa depan, bukan hanya dikenang sebagai masa lalu.
Aturannya dibaca ulang
Panggilan adat dihitung dari silsilahnya, bukan dicari di daftar. Jawaban yang sama akan tetap sama tahun depan.
Ketidakpastian ikut dicatat
Ketika data belum cukup, alat ini menjawab “belum dapat dipastikan” dan berhenti di situ. Menebak lebih merugikan daripada diam.
Bisa diteruskan
Yang tersimpan bukan hanya nama, melainkan hubungan antar-nama — bagian yang paling sering hilang lebih dulu.
Kebudayaan Batak di sini adalah titik mulanya, bukan batasnya. Cara kerja yang sama terbuka bagi kebudayaan lain yang pengetahuannya juga diwariskan turun-temurun.
Menghubungi pengelola Tarombo.id
Untuk permintaan akses, kerja sama, dukungan pendanaan, maupun hal lain yang berkaitan dengan tarombo, silakan menghubungi parhobas@tarombo.id.
Keluarga yang ingin langsung memulai tidak perlu menunggu surat dibalas — pengajuan pomparan bisa diisi sendiri lewat formulir.